Powered By Blogger

Rabu, 08 Juni 2011

pembicaraan nyender....

"si, menurut kamu, apa yang dia suka?"
kok nanya ke saya?
"yakan kamu temen deketnya..."
seharusnya kamu buat dia suka apa yang kamu suka
"hahahaha, kamu ini, masih kaya gitu mikirnya, hm...."
fyuh.....
"fyuh..... enaknya nyender di punggungnya kamu, hehehe"
hm.... iyelah....
"oya, kamu dengan dia gimana?"
yang mana, jangan ngarang!
"hehehe, cuman mancing :)"
"kalo kamu, sukanya apa?"
hm....????
"iya, kaliankan sama-sama cowo, tau dong...."
em.... kalo saya,.......
"hahaha.... pastidah, kamu masih mikir mulu, seperti yang kamu bilang, kalo orang lain baru mikir satu rencana, kamu sudah mikir sepuluh! kalo orang lain udah mikir sepuluh, kamu udah mikir 100!"
tapikan gak lama waktunya
":) iya, makanya kamu aneh gitu, kaya.... kaya Jack Sparrow di filmnya Pirates of Carribean!"

dalam satu malam

aku terkejut!
saat kau bilang,
nafasku terlalu dekat...
(malam, 19.37)

"kamu tau, aku hawatir saat kamu sedang bersamanya"...
(malam, 19.42)

"aku juga bisa cemburu"
(malam 19.42)

"jangan dekat2 dengan dia lagi ya..."
(malam, 19.43)

BERISIK!
(malam, 19.44)

‎"apa aku tidak spesial buat kamu?"
(malam, 19.46)


APA KAMU BILANG???!!!!!
KAMU SUDAH CUKUP SPESIAL!!!!!
(malam, 19.49)

‎"TAPI KENAPA KAMU NGGAK NYIUM AKU?????!!!!"
(malam, 19.49)

‎"apa kamu nggak mau?"
(malam, 19.51)

‎"aku melihatnya menangis barusan"
(malam, 19.53)


"kamu dengar, si?
dia neriakin kamu BODOH :)"
(malam, 19.55)
peb, 9 11'

Jumat, 11 Februari 2011

dalam satu hari

hatiku tiba-tiba bergetar saat kita bertemu dan secara perlahan-lahan, dunia di sekitar kita menjadi kabur saat ku menoleh padamu dan menjadi kembali seperti semula saat ku menoleh lagi, dengan cepat ku menoleh dan kita benar-benar hanya berdua di sini saat ku tatap matamu dengan dunia yang mengabur
(sebelum subuh)

kau tahu, saat orang yang kamu sukai sedang bersama orang lain, maka hati akan sakit, da hatiku sebal karena sakit!
(pkul 06.00)

kau tiba2 membosankan,
(pkul 07.00)

jangan sampai aku membuatmu jatuh cinta sampai mendidih dan terbakar, hentikan itu!
(saat kita berbicara)

kau tahu, sat kita bersentuhan, suhu tubuhmu menular....
(masih berbicara)

bau badanmulah yang kurindukan
(tetap berbicara)

tapi, saat aku di depanmu, aku tidak tenang
(saat saling tersexum)

kau tahu, pikiranku mendengung
(saat kau bisikkan kata2 itu)


saat kamu ingin melakukan ciuman di bibir
lakukanlah dengan orang yang benar2 kamu cintai
manis....
(bisikmu)

"dari pagi aku berpikir, aku ingin tahu bagaimana reaksi tubuhku, jika aku melakukan hal itu dengan kamu" itu katamu

30 Desember 2010 jam 22:38

Jumat, 03 Desember 2010

MERDEKA ATAU????

MASIHKAH KITA MERDEKA?
saat untuk mengerjakan sesuatu
masih harus diperintah

MASIHKAH KITA MERDEKA?
saat untuk berkreatif
masih menunggu perintah

MASIHKAH KITA MERDEKA?
saat hewan harus diperintah
kitapun juga diperintah

MASIHKAH KITA MERDEKA?
ATAU HANYA SEKEDAR MERDEKA?
DENGAN JIWA YANG HOBI DAN SENANG SERTA BANGGA TERJAJAH....

25 Oct 2010
Pemusingan MTK in SMAI
haduuuhhhh>.<
thanx, Mr. Dadan

daSar!!!!

sekarang q tax,hrs brp ksah cinta lg yg hrs kau jlni agr kau tak sll mngluh tntng cinta cinta cinta,hrs brp mntan lg kau koleksi agr kau tak merengek tntng cinta cinta cinta,dan hrs brp bxk lg pershbatan yg mnjdi cinta llu brbh benci dan tak saling sapa-mmbyarkan neraka menunggumu-lg agar kau tak...

ah...dasar!!!

bosan tauk q dngar it! tak prnhkah kau tuk brpqr dwasa tntng cinta,shngga tak mmbunuhmu,mracunimu,mmbwtmu mnjd mainan tuk trsexum dan mnangis ssuka dy,hrs brp bxk lg?dan aq malu krna tlah prnah mncintaimu
17 Oktober 2010 jam 17:34

berubah

perjalanan hidup telah berubah
hidup telah berubah
aku harus bagaimana?
aku tak yakin pada nasibku

aku ingin tidur terus
agarku dapat melihatmu
mendegarmu
menyentuhmu

arah telah berubah
aku tak yakin pada nasibku
aku harus bagaiman?
hidup telah berubah

aku akan memelukmu
takkan melewatkanmu

setelah dari dunia ini
aku takut kehilanganmu lagi

-usai nonton film Ghajini-
01.06 pagi
15-5-2010

pagi ini aku di pantai [seri ????]

Pagi ini aku kembali ke pantai
Di sambut hujanan permintaan maaf

Poseidon : “maaf musi, matahari dan bulan tak mau berkompromi untuk menaik turunkan air laut dan, mengharuskan begitu”
Aku         : “gak pa-pa, kalau memang harus seperti itu mau gimana lagi?”
Poseidon : “(tersenyum) sekarang bagaimana perasaan kamu?”
Aku         : (menoleh dengan ekspresi santai)
Poseidon : “roller coster?”
Aku         : (sambil ajerukkong) “em…” (lalu menoleh dan menatap kembali pada poseidon) “setelah tahun, saya sadar perasaan saya bukan roller coster, memang naik dengan menggebu-gebu, tapi turun dengan cepat, menghujam” (menoleh ke keadaan semula, lalu bergeleng-geleng)
Poseidon : “trus?”
Aku         : “air”
Poseidon : “hah?”
Aku         : “ya, air, apapun halangannya, air tetap mengalir, meskipun terpecah, jumlahnya tetap sama, tidak kurang, tidak lebih, tetap, sedari dulu, ampe sekarang”
Poseidon : “ciah… gombal”
Aku         : (menoleh pada Poseidon lalu kembali menatap laut)  “intinya, setelah tahu, perasaan saya masih tetep sama, tidak berubah”
Poseidon : “suka?”
Aku         : (tersenyum lalu mengangguk)
Poseidon : “sayang?”
Aku         : (tetap tersenyum, lalu menoleh pada Poseidon dan kembali menatap lau sambil berujar dengan mesrah) “ya…”
Poseidon : “cinta?”
Aku         : (senyumku semakin mengembang) “kamu masih mau bahasa apa lagi untuk menyatakan bahwa saya cinta dia?” (sambil menoleh ke poseidon)
Poseidon : (tersenyum)
Tiba-tiba, temanku Nuris dating dengan motor “perjuangannya”, setelah kami berempat (eit… ada bapak-bapak dengan anak lakinya) berjalan-jalan ke barat dan kembali lagi, nuris pamit untuk pulang duluan
Aku         : “kemana aja kamu?”
Poseidon : “gak ada, cuma ngintip” (sambil tersenyum) “oya, masalah yang air”
Aku         : “apalagi?”
Poseidon : “masa cuma itu aja? Gak ada peningkatan?”
Aku         : (tersenyum) :air, bila dipanaskan, jumlahnya akan menambah, nila air itu banyak dan menguap, bisa menjadi rintik gerimis, lalu hujan”
Poseidon : (ngangguk-ngangguk)
Aku         : “bila di bekukan, dia juga akan lebih membengkak dari aslinya”
Poseidon : “ciah… gombal lagi”
Aku         : (tersenyum) “apa ketulusan dari dalam hati itu dinamakan menggombal? Lagiankan saya belajar sama kamu waktu dewi…”
Poseidon : “ah… udah-udah! Jangan ungkit-ungkit itu lagi, bahkan zeuspun sudah gak ungkit-ungkit itu lagi”
Kali ini aku lebih berani menerima tawaran Poseidon untuk bergumul dengan laut.
Aku         : “tapi sampai dada aja ya, gak main-main?!”
Poseidon : “kenapa?”
Aku         : “puasa bos…”
Hah… tapi namanya jail,Poseidon masih tetep menyepak kakiku hingga hampir jatuh
Aku         : “hei…!!!”
Poseidon :  “hehe, maaf, becanda”
Kali ini, kurasakan air lebih menekan dadaku, dicampur rasa yang telah membeku dan mengendap, coba kau di sini, nyaman rasanya.

Pantai Lebuk, 08 September 2010